Melalui Inovasi Bu RT, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Balangan Optimis Dapat Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

PARINGIN (eMKa) – Minimnya fasilitas dan tidak strategisnya lokasi perpustakaan di desa membuat minat baca masyarakat rendah.

Prihatin akan kondisi tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Balangan terapkan inovasi Bu RT atau Buku Rumah Tangga.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, H. Rody Rahmady Noor, mengatakan perlu sebuah terobosan agar minat baca masyarakat di desa dapat meningkat.

” Untuk meningkatkan minat baca, kita harus memaksimalkan peran masing-masing agar jumlah anggota perpustakaan desa dapat bertambah, salah satunya dengan membentuk tim dalam pelaksanaan kegiatan inovasi Bu RT (Buku Rumah Tangga),” ujarnya, Senin (1/12).

Lebih lanjut ia menjelaskan, inovasi ini menggunakan metode “Sosialisasi dan Penerapan Bu RT (Buku Rumah Tangga)”, sebagai bentuk upaya agar lebih mudah untuk diterima dan dipahami.

“Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini dianggap sebagai salah satu strategi yang efektif untuk lebih memberikan pemahaman, karena dilaksanakan dalam kelompok kecil untuk berbagai wilayah yang ada di Kabupaten Balangan, sehingga terbangun diskusi aktif baik dari tim maupun dari peserta diskusi,” jelasnya.

Menurut hasil kualitas pelayanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Balangan tahun 2024, melalui inovasi Bu RT dipersepsikan oleh masyarakat baik oleh penggunanya.

Hal ini terlihat dari Nilai Survei Kepuasan Masyarakat yang diperoleh dari 9 jumlah unsur pelayanan adalah 83,33 berkategori baik.

“Inovasi ini mendorong peran aktif pemerintah dan institusi pendidikan dalam mengembangkan budaya baca melalui gerakan membaca di rumah melalui Inovasi BU RT. Dengan inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan akses membaca di rumah dan menumbuhkan kebiasaan membaca di rumah,” ungkapnya.

Inovasi ini diharapkan, membantu keluarga memiliki bahan bacaan yang layak dan menarik tanpa harus pergi ke perpustakaan atau toko buku, meminimalisasi hambatan geografis dan ekonomi terhadap akses buku, menumbuhkan kebiasaan membaca bersama, serta mendorong interaksi antara orang tua dan anak melalui kegiatan membaca bersama.

Pada tahun 2024, pembaruan Inovasi Bu RT dilakukan dengan penambahan jejaring yaitu Kelurahan Paringin Kota, penambahan tim pengelola/pelaksana yaitu sebanyak 2 orang sebagai tim dokumentasi kegiatan, dan penambahan aktor berupa kerjasama dengan komunitas Binar Aksa Balangan.

Berdasarkan data tahun 2023 sampai 2024 jumlah penerima manfaat inovasi Bu RT sebanyak > 1.000 orang.

“Inovasi ini juga berdampak terhadap meningkatnya capaian SKM Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Balangan dengan nilai 83,33 mutu pelayanan berkategori baik,” pungkasnya. (dri/jrx).


Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *