Jadi Target Desa Pangan Aman Nasional, BPOM Tabalong Lakukan Observasi di Desa Balida

PARINGIN (eMKa) – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Wilayah Kabupaten Tabalong telah memulai observasi mendalam di Desa Balida, Kecamatan Paringin, sebagai bagian dari inisiasi Program Desa Pangan Aman yang bertujuan menjamin kualitas konsumsi masyarakat di tingkat desa.

Kepala BPOM Wilayah Tabalong, Taufiqurrahman, menjelaskan bahwa Desa Balida dipilih karena statusnya sebagai Desa Mandiri dan kekayaan ragam pangan tradisional yang memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional. “Statusnya sebagai Desa Mandiri serta kekayaan ragam panganan tradisionalnya menjadikan desa ini memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional,” ucapnya pada Rabu (11/2).

Program ini bebernya dirancang untuk memastikan produk pangan yang beredar memenuhi standar kesehatan, bebas dari bahan berbahaya, serta memberikan edukasi terkait keamanan obat-obatan agar masyarakat terhindar dari penyalahgunaan atau produk ilegal. Selain itu, BPOM akan membentuk dan membekali Kader Pangan khusus di Desa Balida yang bertugas mengawasi dan mengedukasi warga secara berkelanjutan.

Sementara, Kepala Desa Balida, Sahridin, menyambut hangat sinergi ini. Menurutnya, kolaborasi ini akan meningkatkan nilai jual kuliner khas Banjar yang menjadi unggulan desanya. “Kami sangat mengapresiasi sinergitas ini. Kuliner khas Banjar akan semakin diminati wisatawan bukan hanya karena rasanya yang lezat, tetapi karena sudah terjamin aman dan sehat untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Dengan pendampingan BPOM, Desa Balida diharapkan tidak hanya menjadi pusat kuliner berkualitas, tetapi juga menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kalimantan Selatan dalam hal kemandirian pangan yang sehat dan aman. (dri/jrx).


Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *