PARINGIN (eMKa) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan simulasikan penggunaan Apar (Alat Pemadam Api Ringan) kepada pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat, Senin (20/10).
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Balangan H Rahmi melalui Staf di BPBD setempat, Rudiansyah mengatakan, pelatihan Apar ini bertujuan untuk memberi pemahaman kepada pegawai tentang penggunaan Apar dan juga melatih para pegawai agar mampu menggunakan Apar dengan tepat dan benar untuk menanggulangi kebakaran dalam skala kecil.
“Dalam hal keselamatan kerja, Apar merupakan peralatan wajib yang harus dimiliki oleh setiap instansi pemerintahan dalam penanggulangan awal saat terjadi kebakaran,” ujarnya.
Untuk mengetahui arah angin lanjutnya, perhatikan asapnya, jangan berdiri dengan posisi menantang asap. Posisi berdiri sekitar 1,5 m- 3 meter dari api, angkat APAR, arahkan moncong selang ke arah api, kemudian semprot api dengan cara menekan tuas pada alat pemadam.
“Kami berharap melalui pelatihan dan simulasi ini dapat mempercepat respons, meminimalkan kerugian, dan meningkatkan keselamatan dalam situasi darurat kebakaran,” harapnya.
Serta selain itu, membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis agar dapat melakukan tindakan penanggulangan awal secara cepat dan tepat. (dri/jrx).

