PARINGIN (eMKa) – Pemerintah Kabupaten Balangan kini memasuki fase transisi pasca bencana, sebagai langkah awal menuju pemulihan menyeluruh bagi masyarakat terdampak yang pelaksanaannya mengikuti arahan Bupati Balangan H Abdul Hadi dengan melibatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lintas sektor.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, H. Rahmi, menjelaskan bahwa fase ini berbeda dengan tanggap darurat karena fokus pada pemulihan kehidupan dasar masyarakat, bukan hanya bantuan sementara. “Kita tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan sesaat, tapi ingin masyarakat bisa kembali berdiri sendiri,” ujarnya pada wartawan, Rabu (7/1).
Ada empat bidang utama yang menjadi prioritas penanganan, meliputi, Sektor PERMUKIMAN, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan penilaian teknis untuk menyalurkan bantuan perbaikan rumah sesuai tingkat kerusakan. Sektor PERTANIAN, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian siapkan mekanisme teknis agar petani bisa kembali berproduksi dan menjaga mata pencaharian.
Selanjutnya sektor PENDIDIKAN, Dinas Pendidikan mendata kebutuhan seragam dan perlengkapan sekolah bagi peserta didik dari PAUD hingga SMP, termasuk sekolah bawah naungan Kementerian Agama dan sektor KESEHATAN MENTAL, Rumah Healing disediakan untuk membantu pemulihan trauma psikologis, khususnya bagi anak-anak korban bencana.
Sinergi lintas SKPD tegasnya menjadi kunci agar pemulihan berjalan terarah, terukur, dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat terdampak. (dri/jrx).

