Kuliner Khas Balangan Jadi Sorotan di Peluncuran CoE Kalsel 2026 di Malioboro

PARINGIN (eMKa) – Dua kuliner khas Balangan, Nasi Astakona dan Mesiwah Pare Gumboh, berhasil mencuri perhatian pengunjung saat peluncuran Calender of Event (CoE) Kalimantan Selatan 2026 yang digelar di Teras Malioboro Yogyakarta.

Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan Pemprov Kalsel untuk menampilkan kekayaan budaya Balangan di panggung nasional. “Kami sangat berterima kasih kepada Pemprov Kalsel terkait penampilan Nasi Astakona yang menjadi bukti bahwa Balangan siap berkontribusi dalam memajukan pariwisata Kalsel,” kata Fauzi, Selasa (18/11).

Ia menilai tampilnya Balangan dalam CoE 2026 menjadi kehormatan tersendiri sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan seni, budaya, serta identitas kuliner daerah. Fauzi berharap momentum tersebut memperkuat promosi pariwisata Balangan di mata publik luar daerah.

Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menyebut peluncuran CoE sebagai momen strategis untuk memperkuat branding pariwisata Kalsel dan memperluas jaringan promosi di pusat keramaian nasional. “Kalimantan Selatan penuh dengan potensi. Kegiatan ini menjadi etalase yang menampilkan kekayaan budaya, alam, serta kreativitas masyarakat Banua, dan Yogyakarta adalah tempat yang tepat untuk memperkenalkannya secara lebih luas,” ujarnya.

Ia berharap rangkaian agenda CoE 2026 mampu menarik lebih banyak wisatawan, menggerakkan ekonomi daerah, dan membuka peluang kolaborasi antardaerah.

Pada acara tersebut, Nasi Astakona menjadi salah satu sajian yang paling banyak menarik perhatian pengunjung kawasan Malioboro. Sementara penayangan promosi Mesiwah Pare Gumboh menegaskan posisi festival budaya terbesar Balangan itu sebagai salah satu agenda unggulan dalam CoE South Kalimantan 2026. (dri/jrx)


Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *